Partikel Halus Abu Vulkanik Bikin Susah Bernapas, Penderita Asma Wajib Waspada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan partikel abu vulkanik menyebar ke Banten, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu, menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan, khususnya bagi penderita penyakit saluran napas. Partikel halus di bawah 1 mikron, dikelompokkan sebagai debu respirabel, dapat menembus hingga ke alveolus paru-paru dan mengganggu pertukaan oksigen. Paparan ini meningkatkan risiko eksaserbasi pada penderita asma dan PPOK, bahkan dapat memicu sesak napas akut. Guru Besar Pulmonologi FKUI Prof. Dr. Faisal Yunus, Ph.D., menekankan bahwa ukuran partikel menentukan tingkat bahayanya, semakin kecil partikel semakin dalam penetrasinya ke dalam paru-paru. Badan Geologi menyatakan bahwa meskipun episode erupsi telah berakhir, status Gunung Anak Krakatau tetap pada Siaga Level III dengan potensi letusan masih tinggi. BMKG melaporkan 8 bandara ditutup sementara dan menerbitkan 39 SIGMET akibat penyebaran abu vulkanik. Pemerintah juga turut mengimbau warga untuk menggunakan masker, pakaian pelindung, dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat kondisi abu masih tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 10.15
Anak Krakatau Level Siaga, ALFI Imbau Truk Logistik Waspadai Abu Vulkanik
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 10.13
Pengembang Lokal Bikin Situs Gratis untuk Pantau Sebaran Abu Anak Krakatau
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 19.28
Petugas gabungan lakukan penyemprotan "water mist" di Kota Tua
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 18.30
8 Bandara Ditutup Akibat Abu Anak Krakatau, Ini Daftarnya
Berita terkait
Bandara Atung Bungsu Kembali Dibuka, Sudah Tak Terdampak Vulkanik Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 15.35
Abu Anak Krakatau Menyebar, Pemda Diminta Bagikan Masker dan Siaga 24 Jam
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 10.04
BNPB Tegaskan Modifikasi Cuaca Digelar Sampai Luruhkan Abu Anak Krakatau
Detik.com · 7 September 2026 pukul 08.44
Abu Vulkanik Anak Krakatau Hentikan Operasional Bandara, Ini Penjelasan Menhub
JawaPos · 7 September 2026 pukul 08.15