Anak Krakatau Level Siaga, ALFI Imbau Truk Logistik Waspadai Abu Vulkanik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3131472/original/041902000_1589786155-20200518-Pelabuhan-Merak-Hanya-untuk-Angkutan-Logistik-ANGGA-7.jpg)
Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III (Siaga), menimbulkan potensi gangguan pada pergerakan angkutan barang, khususnya jalur penyeberangan Merak-Bakauheni. Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) mengimbau perusahaan logistik dan pengemudi truk untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi terkini. Ketua Umum ALFI Akbar Djohan menekankan pentingnya memeriksa kondisi jalur, akses pelabuhan, antrean kendaraan, cuaca, sebaran abu vulkanik, dan status operasional penyeberangan sebelum truk berangkat dari gudang atau lokasi muat. Informasi tersebut harus diperoleh dari sumber resmi seperti pemerintah, PT ASDP Indonesia Ferry, otoritas pelabuhan, dan instansi terkait. Jika terjadi gangguan, antrean panjang, pembatasan operasional, atau kondisi berbahaya, perusahaan diminta menyesuaikan jadwal keberangkatan dan tidak memaksakan kendaraan masuk ke koridor yang terdampak. ALFI juga menekankan pentingnya keselamatan pengemudi dengan memastikan mereka dilengkapi masker, air minum, makanan, obat-obat pribadi, dan kebutuhan dasar lainnya. Pengemudi dianjurkan untuk tetap berada di dalam kabin dengan pintu dan jendela tertutup saat berada di wilayah terdampin, serta menggunakan masker jika harus keluar untuk mengurangi paparan langsung terhadap abu vulkanik yang dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Untuk menghadapi situasi ini, ALFI menerapkan tiga langkah utama: Check Before Departure (memeriksa kondisi sebelum berangkat), Protect the Driver (melindungi keselamatan pengemudi), dan Prepare for Delay (mempersiapkan kemungkinan keterlambatan dan gangguan operasional). Informasi mengenai perubahan jadwal dan gangguan juga perlu segera disampaikan kepada pelanggan dan pihak dalam rantai pasok. ALFI menegaskan bahwa keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama, melebihi target waktu pengiriman, dan perusahaan tidak boleh mengambil risiko yang tidak perlu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 10.05
Lindungi Masyarakat dari Abu Vulkanik, BRI Bagikan Masker dan Vitamin
JawaPos · 8 September 2026 pukul 09.15
Pemerintah Pastikan Penumpang Terdampak Mendapatkan Hak, Dari Full Refund hingga Relaksasi Izin WNA
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 08.00
Partikel Halus Abu Vulkanik Bikin Susah Bernapas, Penderita Asma Wajib Waspada
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 19.12
BNPB Bakal Gelar OMC dari Bandara Kertajati dan Semarang untuk Luruhkan Abu Vulkanik
Berita terkait
Pengembang Lokal Bikin Situs Gratis untuk Pantau Sebaran Abu Anak Krakatau
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 10.13
Alasan Menhub Perpanjang Penutupan Soetta Meski Paper Test Negatif
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.02
Penutupan penerbangan di Soetta berlanjut sampai Senin pukul 23.59 WIB
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 18.43
Menko AHY Ungkap Alasan Perpanjang Waktu Penutupan Bandara Soekarno-Hatta
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.40