Pasar Asemka Bangkit dari Kubur, Ramai-Ramai Diserbu Reseller Online
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar Asemka Jakarta Barat kembali ramai dikunjungi pembeli setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan omzet hingga 70% akibat maraknya perdagangan online. Fenomena ini dipicu oleh peran media sosial, khususnya TikTok, yang kini berubah dari ancaman menjadi sarana promosi. Konten viral dari Generasi Z menarik minat calon reseller untuk datang langsung mencari produk tren dengan harga grosir.
Banyak pengunjung memanfaatkan Asemka sebagai sumber supplier untuk memulai bisnis modal kecil, seperti penjualan bulu mata palsu dan slime. Para reseller membeli barang secara fisik untuk kemudian dijual kembali melalui platform digital. Saat ini, Asemka berfungsi sebagai pusat pengadaan barang bagi pelaku usaha kecil yang memanfaatkan tren media sosial untuk meningkatkan keuntungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 20.41
Angin Segar dari NEO rheumacyl Untuk UMKM yang Sedang Berjuang
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.58
Pasar Sportswear Diproyeksi Tembus Rp58,6 Triliun, UMKM Lokal Mulai Panen Peluang di Shopee
Berita terkait
Pasar Asemka Saksi Mata Warga RI Mengais Rezeki-Awalnya dari Bulu Mata
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 08.10
Fundamental Kokoh, BRI Perkuat Kontribusi ke Ekonomi Nasional
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.55
BI Naikkan Insentif Likuiditas Perbankan Jadi 6%
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 16.30
Maruarar Ungkap Efek Domino Program 3 Juta Rumah ke Industri RI
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 20.05