Pasar Barang Mewah China 'Ambruk', Gerai Louis Vuitton dan Gucci Tutup Massal
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar barang mewah China mengalami kontraksi drastis dengan menutup gerai Louis Vuitton, Gucci, Balenciaga, dan Rolex di berbagai kota besar. Penutupan ini menandai pergeseran perilaku konsumen pasca-ekonomi lemah, di mana kelas menengah terdampak belitan utang dan kaya mengurangi belanja hingga 10 persen. Kebijakan pemerintah gagal stablilkan permintaan domestik, sementara belanja mewah yang dulu simbol status kini dianggap beban finansial.
Bagikan
Berita terkait
Militer AS Akui Kerahkan Senjata Pengendali Luar Angkasa ke Orbit Bumi
kumparan · 17 September 2026 pukul 10.38
Swasta Minta AI Disetop, Tentara Tolak Takut Kalah Disalip China
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.55
5 Fakta Kanal Pinglu, Gerbang Baru China Menuju Asia Tenggara
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 04.40
Pihak China 'Ogah' Diajak Pihak AS Kurangi Pengembangan AI
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 23.19