Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Pasar Kramat Jati Bakal Direvitalisasi 2027, Pedagang Direlokasi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menyusun perencanaan revitalisasi Pasar Kramat Jati yang ditargetkan dimulai pada 2027. Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan menyatakan pengembangan pasar tersebut saat ini masih berada pada tahap perencanaan, dengan konstruksi diharapkan dimulai tahun depan. Revitalisasi ini sekaligus dengan penataan kawasan dan relokasi pedagang yang sebelumnya berjualan di ruang publik. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan bahwa penataan kawasan Kramat Jati dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan dan ruang publik, sekaligus menyediakan tempat yang layak bagi pedagang untuk mencari nafkah. Persoalan pedagang di kawasan tersebut telah berlangsung lebih dari 50 tahun, sehingga pendekatan penggusuran tidak lagi dilakukan, melainkan diganti dengan solusi yang lebih humanis.

Untuk mendukung proses penataan, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan lokasi bagi para pedagang yang direlokasi. Sebanyak 331 pedagang ditempatkan di Pasar Kramat Jati Sektor 7, 193 pedagang ikan di Lokbin Kramat Jati, 45 pedagang kue di Lokbin Cililitan, dan 45 pedagang lainnya di pasar yang dikelola Pasar Jaya. Pemprov juga akan menyiapkan lokasi tambahan yang belum diumumkan karena mas masih menunggu kesiapan. Selain itu, fasilitas di Lokbin Kramat Jati akan diperbaiki, termasuk saluran air, sirkulasi udara, dan pemasangan kipas angin untuk kenyamanan pedagang. Untuk meringankan beban, Pramono memutuskan memberikan gratis retribusi selama enam bulan bagi pedagang yang direlokasi, dengan besaran Rp 180.000 per bulan atau Rp 6.000 per hari.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait