Pascagempa Flores M7,7, Aktivitas Gunung Ili Lewotolok Naik, Lava Capai 1.200 Meter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengalami peningkatan aktivitas vulkanik setelah gempa Flores berMagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026. Menurut Kepala Badan Geologi Lana Saria, aliran lava dari kawah gunung api tersebut kini mencapai sekitar 1.200 meter ke sektor selatan. Peningkatan aktivitas ini terutama terlihat dari aliran lava yang mulai keluar pada 18 Agustus 2026 dengan jarak awal sekitar 400 meter dan terus berlanjut hingga malam hari. Gunung Ili Lewotolok tetap berada pada Level II (Waspada), namun pihak berwenang memperluas jarak rekomendasi untuk mengantisipasi potensi bahaya yang lebih lanjut. Gempa tektonik lokal dan tektonik jauh yang terjadi setelah gempa utama juga berkontribusi pada kondisi ketidakstabilan gunung api tersebut. Pemantauan visual dan instrumental terus dilakukan untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik. Pihak terkait juga mengingatkan warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.17
Peduli Korban Gempa Flores, Fastpay Salurkan Bantuan ke 20 Titik Pengusian
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.34
DPR Tak Persoalkan Flores Belum Jadi Bencana Nasional: Penanganan Pemerintah Dinilai Maksimal
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.49
Kapolri Pastikan Bantuan Gempa Flores Terus Mengalir, 67 Meninggal Dunia, 27.700 Warga Masih Mengungsi
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.07
BUMN Penjaminan Salurkan Bantuan Awal untuk Korban Gempa Flores
Berita terkait
PLN Sebut Listrik di Flores Sudah 100% Pulih Pascagempa Magnitudo 7,7
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 11.30
Gempa Flores M7.7 Memicu Banyak Longsoran di Ende hingga Maumere
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 11.28
Dirut Pertamina Datangi Flores, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.20
Rutan Ruteng Rusak Parah akibat Gempa Flores, 171 Warga Binaan Terancam Direlokasi
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.52