Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Korban Gempa Flores di Desa Terpencil Menanti Bantuan, Warga Bertahan dengan Swadaya

Di Desa Sisir, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, sekitar 50 rumah warga roboh dan 60 rumah lainnya rusak akibat gempa dan gempa susulan. Sekitar 32 mahasiswa KKN yang sedang di lokasi melaporkan belum ada bantuan logistik yang sampai ke desa tersebut. Warga terpaksa bertahan di tenda darurat yang dibangun secara mandiri dan mengandalkan makanan seadanya serta saling berbagi. Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia mendominasi pengungsian, dengan sekitar 10 ibu hamil di antara warga pengungsi. Mereka membutuhkan bantuan sembako, makanan siap sai, susu bayi, air minum, obat-obatan, dan perlengkapan pengungsian.

Masalah distribusi bantuan juga terlihat di wilayah lain seperti Desa Pong Lengor, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, di mana 278 rumah rusak dan 1.453 jiwa terdampak. Pemerintah desa hanya mampu mendata dan melaporkan, sementara kewenangan penyaluran bantuan berada di tingkat kabupaten dan pusat. Isolasi wilayah akibat longsor sempat menjadi kendala, namun akses berhasil dibuka dan petugas berhasil menyalurkan bantuan di sejumlah lokasi.

BMKG mencatat 2.768 gempa susulan setelah gempa utama magnitudo 7,7 di Flores, NTT. Aktivitas kegempaan diperkirakan stabil dalam 2-3 minggu ke depan. Beberapa langkah telah diambil seperti pendirian Rumah Sakit Lapangan, pembentukan dapur umum oleh Baznas, dan pemulihan layanan telekomunikasi oleh Telkom. Namun, bantuan belum merata ke desa-desa terpencil dan wilayah pegunungan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait