Pemerintah Gelar Rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menggelar rapat koordinasi tanggap darurat untuk menangani dampak gempa bumi berkekuatan 7,7 di Nusa Tenggara Timur. Gempa ini melanda enam kabupaten di Pulau Flores dengan total korban meninggal dunia mencapai 53 orang dan ratusan rumah mengalami kerusakan. BNPB mencatat telah terjadi 995 kali gempa susulan, dengan kekuatan signifikan mencapai 6,2.
Kementerian Sosial fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar melalui distribusi logistik, pengadaan 48 ton beras via Bulog, serta pengoperasian dapur umum yang menyediakan 168.854 porsi makanan. Untuk mengatasi kendala distribusi laut, Kemensos menerapkan strategi pengadaan langsung di titik terdampak. Sementara itu, Kementerian Kesehatan akan mengirimkan rumah sakit lapangan menggunakan pesawat Hercules guna menggantikan fungsi RSUD Manggarai yang rusak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 10.00
Rakor di Manggarai, Wamensos Sampaikan Kesiapan Tangani Kebutuhan Darurat
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.30
Kemensos Mobilisasi Logistik dan Santunan Korban Gempa NTT
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.25
Tinjau Bencana Gempa NTT, Kapolri Sebut Keselamatan Warga Prioritas Utama
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 06.45
Kisah Kakek di NTT Tertimpa Puing saat Selamatkan Cucu dari Gempa
Berita terkait
Status Tanggap Darurat Gempa NTT Diperpanjang Hingga 12 September
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 17.29
Hari Kedelapan Pascagempa NTT, 53.971 Rumah Tercatat Rusak
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 06.24
Update Jumlah Korban Gempa NTT: 78 Orang Meninggal Dunia, 953 Luka-Luka
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 07.43
Korban Gempa NTT Dapat Bantuan Perbaikan Rumah Rp 15 Juta hingga Rp 30 Juta
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.30