Pasukan Yaman Bertekad Perang Habis-habisan Demi Rebut Wilayah dari Houthi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengumumkan peluncuran operasi militer untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai kelompok Houthi, termasuk ibu kota Sanaa yang telah dikuasai selama lebih dari satu dekade. Pengumuman ini menyusul eskalasi serangan saling tembak antara Houthi dan koalisi pimpinan Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir. Kelompok yang didukung Iran ini menuduh telah menyerang fasilitas minyak Aramco milik Saudi sebagai balasan atas serangan udara koalisi. Presiden Yaman Rashad al-Alimi menyatakan bahwa operasi ini bertujuan memperluas kontrol pemerintah ke seluruh wilayah nasional, sementara pusat pertempuran kini berfokus di kota Taiz dan wilayah pesisir Laut Merah yang baru saja direbut Houthi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 6 Oktober 2026 pukul 09.27
Arab Saudi kecam serangan Houthi sebagai eskalasi militer
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 21.50
Raja Salman Ngamuk, Saudi Terjunkan 100 Jet Tempur Gempur Houthi
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 04.40
Pakar Militer Ini Yakin Houthi Akan Kuasai Seluruh Wilayah Yaman
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 14.46
Militer Yaman Pro-Saudi Mulai Perang Besar-besaran, Klaim Habisi 700 Milisi Houthi
Berita terkait
Ledakan Terdengar di Riyadh, Otoritas Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
Detik.com · 19 September 2026 pukul 08.11
Dalam 24 Jam, 63 Orang Tewas dalam Pertempuran Houthi vs Pemerintah Yaman
kumparan · 18 September 2026 pukul 03.00
AS Tegaskan Dukungan untuk Pemerintah Yaman di Tengah Eskalasi Houthi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.28
Houthi Sebut Serangan Arab Saudi Tewaskan 1 Warga Sipil di Yaman
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.57