PBB Peringatkan Risiko Bencana Global akibat Pemanasan Bumi Lampaui Batas 1,5 Derajat Celsius
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) memproyeksikan lonjakan suhu bumi akan melewati ambang batas 1,5 derajat Celsius dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi ini diprediksi melipatgandakan ancaman bencana alam serta krisis kesehatan masyarakat di berbagai belahan dunia. Jika laju pemanasan mencapai 3 derajat Celsius pada abad ini, gletser di dunia diproyeksikan kehilangan lebih dari 25% massanya pada 2100, berimbak kenaikan permukaan air laut 9-13 cm. Pemanasan global pada 2100 diperkirakan menyentuh 2,6 derajat Celsius dengan kebijakan emisi saat ini, atau 1,8 derajat Celsius jika komitmen netralitas emisi karbon terpenuhi. Bencana alam seperti gelombang panas, kebakaran hutan, dan banjir telah menunjukkan risiko nyata, termasuk korban tewas 919 jiwa di perbatasan Nepal-Tiongkok dan 4.800 orang hilang akibat gletser Gunung Langtang Lirung. Pemerintah Indonesia, melalui Presiden Prabowo Subianto, mengapresiasi penanganan bencana di berbagai wilayah, sementara BMNB memperkuat rantai pasok logistik di NTT.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 17.36
Dari Laut yang Menghangat hingga Es yang Runtuh
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 20.07
Deret Gunung Erupsi di Indonesia Hari Ini, dari Semeru sampai Sinabung
Berita terkait
PBB Ungkap RI Dalam Bahaya Besar, Beberkan Fakta Mengerikan Ini
CNBC Indonesia · 25 Juli 2026 pukul 11.45
560 Juta Anak Kini Kena Panas Ekstrem Lebih Banyak daripada Generasi Sebelumnya
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 20.09
Megawati Prihatin Indonesia Diterpa Bencana: Gempa, Banjir, hingga Papua Turun Salju
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 17.15
BRIN Siapkan Rumah Tahan Gempa Murah
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.06