Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PBNU Dinilai Gagal Wujudkan ‘Merawat Jagad, Membangun Peradaban’ Gara-gara Konsesi Tambang

Pengasuh Pondok Pesantren Ekologi, KH Roy Murtadho, mengkritik Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) karena menerima konsesi tambang. Kritik disampaikan dalam acara Rembug Warga NU di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 15 Agustus. Ia menilai keputusan itu tidak sejalan dengan narasi 'Merawat Jagad, Membangun Peradaban' yang digaungkan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf.

Gus Roy, yang berpengalaman dalam advokasi masalah sosial-ekologis di Kalimantan, menyatakan kekecewaannya karena masyarakat terdampak tambang sering tidak mendapat perlindungan. Upaya menyuarakan masalah ke instansi pemerintah dinilai belum mendapat perhatian memadai.

Meskipun mengapresiasi gagasan besar tersebut, Gus Roy menilai PBNU gagal membaca perubahan zaman dan merumuskan masalah dengan tepat. Ia mendesak evaluasi konsesi tambang untuk memastikan penguatan kemandirian ekonomi warga NU sambil menjaga keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait