PDRI Ajak Perempuan Lebih Aktif di Politik: Bukan Eksklusif Kaum Pria
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI), sayap Partai Demokrat, mengajak perempuan Indonesia aktif di politik. Kepala Bidang Komunikasi PDRI Metty Yan Harahap menyatakan politik bukan hal tabu atau eksklusif bagi pria, melainkan bagian penting yang menentukan masa depan bangsa. Perempuan perlu memiliki pemahaman politik, berpartisipasi dalam demokrasi, dan mengambil peran dalam pengambilan keputusan pembangunan. Melalui keterlibatan ini, perempuan diharapkan berkontribusi pada pendidikan berkualitas, layanan kesehatan, kesejahteraan keluarga, pemberdayaan ekonomi, serta perlindungan perempuan dan anak. PDRI hadir sebagai wadah dukungan dan pertumbuhan bagi perempuan Indonesia. Ketua Umum PDRI Vitri C. Mallarangeng menegaskan komitmen organisasi sebagai wadah inklusif dan inspiratif dengan program nyata. PDRI memiliki lima pilar utama, antara lain PDRI Cerdas yang mencakup seminar hukum, pendidikan, parenting, dan literasi digital, serta PDRI Sehat dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi gizi untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan memperkuat demokrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 17.31
Wapres Gibran Tegaskan Terbuka akan Kritik dan Inisiatif Anak Muda
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 15.43
Gagas Reuni Aktivis, Doli Kurnia Serukan Jangan Anti Kritik
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 14.50
Respons Kabinet Bayangan, Wapres tegaskan pentingnya pengawasan publik
Berita terkait
Dikukuhkan Jadi Guru Besar UIN Jakarta, Bakir Ihsan Ungkap Persoalan Demokrasi di Indonesia
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 23.19
Siapa Fatima Ezzahra El Mansouri? PM Baru Maroko yang Dijuluki Wanita Besi
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 13.44
Munas X AMPI Munculkan Calon Tunggal Ketum, Sekjen Golkar Nilai Sebagai Kedewasaan Politik
JawaPos · 30 September 2026 pukul 04.16
Fatima Ezzahra El Mansouri Ditunjuk Jadi PM Baru Maroko
Detik.com · 30 September 2026 pukul 02.02