Respons Kabinet Bayangan, Wapres tegaskan pentingnya pengawasan publik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menanggapi pembentukan Kabinet Bayangan oleh koalisi masyarakat sipil. Ia menghormati pengawasan publik dari lembaga kredibel, media, akademisi, dan inisiatif pemuda, menegaskan hak warga negara dalam demokrasi untuk menyuarakan pendapat dan mengawasi pemerintahan. Pengawasan yang objektif, berbasis data, dan berorientasi solusi dianggap bahan evaluasi positif bagi pemerintah. Gibran menekankan tugas pemerintah adalah bekerja lebih baik, mendengar masyarakat, dan memastikan kebijakan bermanfaat. Dengan keterbukaan dan akuntabilitas, kualitas tata kelola akan meningkat dan kepercayaan publik terjaga. Kabinet Bayangan diumumkan pada 17 Juli 2026, terdiri atas 15 individu dari akademisi, aktivis, dan peneliti, masing-masing mengawasi sektor mirip Kabinet Merah Putih untuk memantau kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 02.33
Gibran Merespons Kabinet Bayangan, Begini Kalimatnya
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 06.04
Kabinet Bayangan Bisa Jadi Wadah Riset dan Evaluasi Kebijakan Pemerintah
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 15.44
Polemik Kabinet Bayangan, Pengamat Ingatkan Jangan Tersusupi Agenda Kepentingan Politik Tertentu
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 17.31
Wapres Gibran Tegaskan Terbuka akan Kritik dan Inisiatif Anak Muda
Berita terkait
Andi Gani Bantah Isu Jatuhkan Prabowo: Buruh Dukung dan Jaga Prabowo hingga 2029
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 17.45
Kader PSI Ungkap 'Rahasia' Politik Jokowi: Bukan Oligarki, Tapi...
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 15.56
Loyalis Jokowi Klaim Masih Taruh Rasa Hormat untuk Megawati: Kalau Soal Politik, Ya Sudahlah
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 09.20
Bikin Panas Suasana Politik! Budi Arie Buka-Bukaan Soal Isu Prabowo Di Bawah Kendali Jokowi
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 08.12