Pelaku Usaha Makanan Keluhkan Kenaikan Harga Telur dan Ayam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pelaku usaha makanan di Cirebon mengeluhkan kenaikan harga telur dan ayam potong yang meningkatkan biaya operasional. Berdasarkan data harga pangan Kabupaten Cirebon pada Senin (31/8), harga telur ayam ras segar mencapai Rp25.850 per kilogram, naik Rp950 atau 3,82% dari harga sebelumnya. Sementara daging ayam ras dijual Rp40.000 per kilogram. Kenaikan ini memberikan beban bagi usaha katering karena ayam dan telur merupakan bahan baku utama dalam berbagai menu. Abdul Ghofar, pelaku catering rumahan, menyatakan bahwa sejumlah pesanan sudah diterima dengan harga lama sebelum kenaikan, sehingga mereka kesulitan menyesuaikan harga ke pelanggan. Mereka memilih menyesuaikan biaya belanja bahan untuk mengurangi dampak kenaikan tersebut. Surti, penjual makanan di Jalan Siliwangi, menambahkan bahwa harga ayam biasanya turun saat libur sekolah, namun kini naik lagi. Beberapa penjual belum berani menaikkan harga jual karena khawatir pelanggan protes, sehingga mereka rela mengorbankan keuntungan.
Bagikan
Berita terkait
Mendag Buka Suara Harga Ayam Mahal, tapi Telur di Bawah HAP
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.52
Harga Ayam Tembus Rp 50.000 per Kg, Ukuran Daging Dijual Kian Mengecil
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.15
Mendag Respons Aksi Bagi Ayam Gratis Imbas Harga Telur Peternak Anjlok
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 20.43
Amran Akui MBG Kerek Harga Ayam-Telur usai Libur Sekolah
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 13.11