Peluang Kerja Terbuka Lebar, Pemprov Jateng Siapkan Pengemudi Andal ke Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) akan menyiapkan tenaga kerja terampil khususnya pengemudi untuk memenuhi kebutuhan Jepang, sebagai tindak lanjut kerja sama dengan 3EEE Inc Japan. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyatakan, penyiapan calon tenaga kerja dilakukan sejak dari pendidikan vokasi dan kejuruan, termasuk penambahan pembelajaran bahasa Jepang sesuai level yang dibutuhkan. Kolaborasi ini juga melibatkan pelatihan kompetensi pengemudi seperti keterampilan teknis, keselaman transportasi, eco-driving, regulasi, dan pelayanan penumpang.
Peluang kerja di Jepang bagi pekerja migran dari Jateng mengalami peningkatan signifikan. Pada 2024, tercatat 3.760 orang yang ditempatkan, dan pada 2025 naik menjadi 5.712 orang, atau sekitar 52 persen. CEO 3EEE Inc Japan Norio Tanaka menjelaskan, kebutuhan ini terkait dengan perubahan demografi Jepang yang ditandai dengan penurunan populasi dari sekitar 120 juta menjadi diperkirakan kurang dari 100 juta setelah 2040, dengan 40 persen penduduk berada pada kelompok lanjut usia.
Hideo Mori, Head of the President’s Office 3EEE Inc, menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah agar proses penyiapan dan penempatan tenaga kerja memiliki mekanisme yang jelas serta memberikan kepastian bagi calon pekerja. Ia juga menyampaikan, koordinasi diperlukan untuk menjembatani informasi mengenai visa dan ketentuan bekerja di Jepang. Menurutnya, pembahasan ini perlu segera ditindaklanjuti karena Jepang sedang menghadapi kekurangan tenaga kerja yang mendesak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 14.19
Peluang Kerja Terbuka Lebar, Pemprov Jateng Siapkan Tenaga Pengemudi Andal untuk Jepang
Berita terkait
Kepolisian Jepang Pertimbangkan Lebih Banyak Pekerja Asing di Sektor Keamanan
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.05
Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Investasi Terbaik di ALI 2026
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.49
Melayani dengan Prima, Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Investasi
kumparan · 16 September 2026 pukul 19.12
Jumlah Perusahaan Bangkrut di Jepang Capai 1.028, Kurang Tenaga Kerja Jadi Sebab
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 15.15