Kepolisian Jepang Pertimbangkan Lebih Banyak Pekerja Asing di Sektor Keamanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Kepolisian Nasional Jepang membentuk panel ahli untuk menelaah kemungkinan membuka lapangan kerja sektor keamanan swasta bagi warga negara asing. Panel tersebut akan menilai pekerjaan berketerampilan spesifik (SKD) dan sistem pelatihan pengembangan keterampilan (TPD) untuk diizinkan bekerja di bidang keamanan. Tantangan utama yang dihadapi Jepang adalah ketekunan tenaga kerja dan populasi pekerja keamanan yang sangat tua. Data Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang menunjukkan rasio lowongan pekerjaan keamanan terhadap pelamar mencapai 6,55 pada 2025, jauh di atas rata-rata sektor lain yang hanya 1,12. Di samping itu, 47% petugas keamanan di Jepang berusia di atas 60 tahun.
Laporan panel kemungkinan selesai pada Januari 2027. Jika disetujui, kebijakan baru akan dibahas bersama Kementerian Kehakiman, Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan untuk merumuskan kerangka kerja yang sesuai. Upaya ini menjadi respons terhadap krisis ketenagakerjaan di sektor keamanan yang semakin parah.
Bagikan
Berita terkait
Tarif Izin Tinggal di Jepang Naik, Daftar Jadi Warga Tembus Rp22 Juta
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 16.45
Jepang Lirik Senjata Nuklir, China dan Rusia Ketar-ketir
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 07.04
Jumlah Perusahaan Bangkrut di Jepang Capai 1.028, Kurang Tenaga Kerja Jadi Sebab
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 15.15
Tsunami Kebangkrutan Hantam Jepang, 1.000 Usaha Tumbang 2 Bulan Beruntun
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.18