Peluncuran PLTS 100 GW, IESR Sampaikan 6 Langkah untuk Capai Target
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Institute for Essential Services Reform (IESR) mendukung peluncuran Program PLTS 100 GW dan sistem penyimpanan baterai (BESS) oleh Presiden Prabowo Subianto, yang dimulai dengan pembangunan PLTS 305 MWp dan BESS 1 GWh di Gilimanuk, Bali. Proyek ini diharapkan memperkuat ketahanan energi, meningkatkan pemanfaatan energi surya lokal, dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil serta impor listrik antar pulau. IESR menilai Bali sebagai lokasi strategis karena komitmennya mencapai Bali Net Zero Emission 2045. Menurut CEO IESR Fabby Tumiwa, keberhasilan program tidak diukur dari jumlah proyek yang dibangun, tetapi dari kapasitas yang berhasil terhubung ke jaringan dan menghasilkan listrik andal sebelum 2029. Target 100 GW dalam kurang dari empat tahun dianggap sangat ambisius dan membutuhkan inovasi serta koordinasi yang kuat.
Untuk mencapai target tersebut, IESR merekomendasikan enam langkah prioritas: (1) menyelesaikan Peraturan Presiden sebagai payung hukum program; (2) menyusun pipeline proyek tahunan hingga 2029; (3) mempercepat pengadaan melalui lelang yang transparan dan kompetitif; (4) memastikan kesiapan sistem kelistrikan melalui penguatan jaringan dan penambahan BESS; (5) membangun rantai pasok nasional dengan kebijatan kandungan lokal yang realistis; dan (6) menerapkan pendekatan multi-jalur agar pembangunan tidak hanya bergantung pada PLN. IESR menekankan bahwa keberhasilan program juga bergantung pada kepastian regulasi, tata kelola yang kuat, proyek yang bankable, kesiapan jaringan, dan institusi yang mampu mengeksekusi secara konsisten.
IESR juga menyoroti pentingnya tidak menganggap listrik desa sekadar sebagai indikator statistik, serta menilai insentif kendaraan listrik sebesar Rp 3 juta masih perlu ditinjau. Elektrifikasi sektor transportasi dan efisiensi bahan bakar dianggap strategi yang lebih efektif untuk mencapai kemandirian energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 18.50
Kapasitas Listrik RI 88 GW, Prabowo Pasang Target PLTS 100 GW dalam Tiga Tahun
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 18.45
Bahlil Integrasikan PLTS 100 GW dengan Program Listrik Masuk Desa
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 17.30
PLTS 100 GWp Ditarget Tuntas dalam 3 Tahun, Nilai Investasi Rp 1.140 Triliun
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 17.21
Prabowo Bilang Tak Ada Tanggal Merah di Kabinetnya: Nggak Sanggup Minggir
Berita terkait
Prabowo Targetkan Program PLTS 100 GW Rampung dalam Kurang dari 3 Tahun
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 16.45
Dukung Ketahanan Energi, PLN Buka Peluang Kolaborasi untuk Pengembangan Geotermal
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 14.24
88% Potensi Panas Bumi RI Belum Dimanfaatkan, Industri Dorong Percepatan
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 19.12
Tarif Listrik Tetap Stabil di Tengah Gejolak Hormuz, Airlangga Ungkap Andalan Energi RI
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.47