Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Peluncuran PLTS 100 GW, IESR Sampaikan 6 Langkah untuk Capai Target

Institute for Essential Services Reform (IESR) mendukung peluncuran Program PLTS 100 GW dan sistem penyimpanan baterai (BESS) oleh Presiden Prabowo Subianto, yang dimulai dengan pembangunan PLTS 305 MWp dan BESS 1 GWh di Gilimanuk, Bali. Proyek ini diharapkan memperkuat ketahanan energi, meningkatkan pemanfaatan energi surya lokal, dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil serta impor listrik antar pulau. IESR menilai Bali sebagai lokasi strategis karena komitmennya mencapai Bali Net Zero Emission 2045. Menurut CEO IESR Fabby Tumiwa, keberhasilan program tidak diukur dari jumlah proyek yang dibangun, tetapi dari kapasitas yang berhasil terhubung ke jaringan dan menghasilkan listrik andal sebelum 2029. Target 100 GW dalam kurang dari empat tahun dianggap sangat ambisius dan membutuhkan inovasi serta koordinasi yang kuat.

Untuk mencapai target tersebut, IESR merekomendasikan enam langkah prioritas: (1) menyelesaikan Peraturan Presiden sebagai payung hukum program; (2) menyusun pipeline proyek tahunan hingga 2029; (3) mempercepat pengadaan melalui lelang yang transparan dan kompetitif; (4) memastikan kesiapan sistem kelistrikan melalui penguatan jaringan dan penambahan BESS; (5) membangun rantai pasok nasional dengan kebijatan kandungan lokal yang realistis; dan (6) menerapkan pendekatan multi-jalur agar pembangunan tidak hanya bergantung pada PLN. IESR menekankan bahwa keberhasilan program juga bergantung pada kepastian regulasi, tata kelola yang kuat, proyek yang bankable, kesiapan jaringan, dan institusi yang mampu mengeksekusi secara konsisten.

IESR juga menyoroti pentingnya tidak menganggap listrik desa sekadar sebagai indikator statistik, serta menilai insentif kendaraan listrik sebesar Rp 3 juta masih perlu ditinjau. Elektrifikasi sektor transportasi dan efisiensi bahan bakar dianggap strategi yang lebih efektif untuk mencapai kemandirian energi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait