Bahlil Integrasikan PLTS 100 GW dengan Program Listrik Masuk Desa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah akan mengintegrasikan program PLTS 100 GW dengan program listrik masuk desa untuk memperluas akses energi di wilayah belum terlayani. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan langkah ini memungkinkan des-des yang belum memiliki listrik untuk mendapatkan pasokan energi melalui pembangkit tenaga surya. Program ini mendukung inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan PLTS 1 MW di setiap desa, dengan dukungan perusahaan seperti PT Pertamina yang telah menerapkan solusi ini di sebuah kabupaten di Sumatera yang sebelumnya belum memiliki akses listrik sama sekali.
Integrasi PLTS 100 GW dengan listrik masuk desa juga bertujuan untuk menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang ada dengan sumber energi terbarukan yang lebih beragam. PLN telah melakukan konversi PLTD di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan memanfaatkan energi angin dan matahari. Konversi ini diharapkan dapat mengurangi beban APBN dari subsidi solar yang diberikan untuk operasional PLTD.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 16.45
Prabowo Targetkan Program PLTS 100 GW Rampung dalam Kurang dari 3 Tahun
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 18.50
Kapasitas Listrik RI 88 GW, Prabowo Pasang Target PLTS 100 GW dalam Tiga Tahun
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.28
Peluncuran PLTS 100 GW, IESR Sampaikan 6 Langkah untuk Capai Target
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 18.00
Bangun PLTS 100 GW, Prabowo: Kita Tak Boleh Lagi Impor 1 Barel pun Minyak!
Berita terkait
Bahlil: Proyek PLTS 100 GW Butuh Investasi Rp1.140 Triliun
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 17.56
Prabowo Bilang Tak Ada Tanggal Merah di Kabinetnya: Nggak Sanggup Minggir
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 17.21
Bahlil: Presiden Ketum Gerindra, Menteri Ketum Golkar, PLTS di 'Kandang Merah'
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 16.54
Potensi Panas Bumi Indonesia Melimpah, Pemerintah Kejar 5,2 GW hingga 30 GW
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.33