Pemadaman Bromo Terkendala Kabut, Helikopter Super Puma Sempat Tak Bisa Terbang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, terhambat oleh kabut tebal yang membatasi jarak pandang. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyatakan bahwa dua helikopter BNPB dikerahkan: PK-DAP dengan kapasitas 1.000 liter per sorti telah melakukan empat kali water bombing, sedangkan helikopter Super Puma PK-DAN bermuatan 4.000 liter per sorti telah menyelesaikan lima rit pengambilan air, total 20.000 liter. Operasi udara sempat dihentikan sekitar pukul 14.00 WIB karena kabut, bukan asap, sehingga helikopter harus kembali ke Malang. Keterbatasan operasional helikopter pada malam hari menambah tantangan; petugas di lapangan terpaksa melakukan penanganan manual untuk mencegah api meluas saat gelap. Pemerintah daerah terus mengkoordinasikan upaya darat dan udara guna mengendalikan kebakaran meski cuaca tidak mendukung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.54
Menko PMK Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran Bromo
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 17.14
BNPB Sebut Karhutla di Kawasan Bromo Tinggal 2 Titik Api
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 15.45
Sudah 6 Hari Api di Bromo Belum Padam, TNI AL Turun Tangan
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 20.53
BNPB targetkan dua titik karhutla Bromo bisa padam pekan ini
Berita terkait
176,20 Hektare Kawasan Gunung Bromo Terbakar, Pemadaman via Darat dan Udara
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 13.33
60 Hektare Kawasan Gunung Bromo Dilanda Karhutla, Begini Kondisinya
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 08.05
Wisata Gunung Bromo Masih Tutup Meski Kebakaran Telah Padam, Ini Alasannya
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 15.11
Kebakaran Bromo Mereda, Luas Lahan Terbakar 1.120 Hektare
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.29