Pembangunan 500 Sumur Bor Dipercepat untuk Tangani Karhutla Riau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Riau mempercepat pembangunan 500 sumur bor untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen Agus Hadi Waluyo, mengimbau percepatan ini berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto. Sumur bor akan dibangun permanen dengan teknik geolistrik, dikelola desa, dan dapat digunakan untuk penanganan bencana. Selain itu, 100 personel penyuluh TNI dan Polri disebar ke wilayah terdampak untuk mengedukasi masyarakat tentang larangan pembakaran. Titik hotspot karhutla menurun drastis dari 200 menjadi 79 per hari. Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menekankan pentingnya gotong royong antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam menangani kejadian luar biasa ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 15.58
Polisi: Tersangka Karhutla di Riau Bertambah Jadi 38 Orang
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.33
Kapolda Riau Ajak Korporasi Bergotong Royong Hadapi Karhutla
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 11.01
Karhutla di Pekanbaru Naik Status Jadi Tanggap Darurat Selama 14 Hari
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.09
Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Riau, Tekankan Pencegahan Permanen
Berita terkait
OMC Perkuat Penanganan Karhutla Riau, Satgas Udara Tebar 30 Ton Garam
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.17
Kapolda Sebut Hotspot di Riau Tersisa 79 Titik, Karhutla di Kerumutan Zero
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.30
Hadapi Kemarau dan Karhutla, Herman Deru Ajak Warga Sumsel Memperkuat Gotong Royong
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.50
Hotspot Riau Turun 60 Persen, Fokus Penanganan Karhutla Kini di Lahan Gambut
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 10.10