Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Dorong Danantara Ikut Investasi di Proyek Hilirisasi

Pemerintah mendorong Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk terlibat langsung dalam investasi proyek hilirisasi, guna menciptakan keseimbangan antara ketersediaan pasokan, kebutuhan industri, dan penyerapan produk hasil hilirisasi. Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Elen Setiadi menyampaikan hal ini dalam acara MINDialogue dengan tema 'Komoditas untuk Negeri: Strategi Penguatan Cadangan Mineral untuk Stabilitas dan Kedaulatan Ekonomi RI'. Elen menekankan pentingnya percepatan pengembangan industri hilir dengan memastikan adanya investasi dan pasar bagi produk yang dihasilkan.

Salah satu contoh proyek yang dapat didorong melalui investasi Danantara adalah pengembangan hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME). Elen menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi batu bara yang sangat besar, terutama di Sumatera Selatan dengan cadangan sekitar 1 miliar ton. Dengan pemanfaatan hanya 50 hingga 75 juta ton per tahun, cadangan tersebut diperkirakan masih cukup untuk puluhan tahun ke depan.

Menurut Elen, cadangan batu bara tersebut perlu dimanfaatkan untuk menghasilkan produk bernilai tambah, bukan hanya dijual sebagai komoditas mentah. Danantara diharapkan menyelesaikan mekanisme investasinya agar produk hilirisasi dapat dikembangkan, termasuk potensi pengganti LPG yang diproyeksikan dapat dilaksanakan dalam kurang dari 10 tahun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait