Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru, Bukan Sekadar Pindah Mukim

Pemerintah mengarahkan pengembangan kawasan transmigrasi agar tidak hanya menjadi tempat pindah penduduk, tetapi juga menjadi pusat ekonomi baru yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, program ini telah menciptakan 1.567 desa definitif, 466 kecamatan, dan 116 kabupaten/kota. Tujuannya adalah menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi yang mendukung pemerataan pendududuk dan distribusi aktivitas ekonomi ke seluruh wilayah Indonesia.

Pengembangan kawasan transmigrasi dilakukan sesuai potensi lokal. Misalnya, di Sulawesi Tengah dikembangkan komoditas durian dan kopi, sementara di Papua fokus pada pala sebagai produk unggulan bernilai tambah. Pemerintah juga mendorong peningkatan produktivitas lahan, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, hingga pengolahan produk unggulan daerah.

Viva Yoga menekankan bahwa program ini harus memberikan dampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat. Dengan meningkatkan produksi pertanian dan perikanan, diharapkan pendapatan warga kawasan transmigrasi juga ikut meningkat secara signifikan.

Berita terkait