Pemerintah Dorong Kolaborasi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mendorong seluruh kementerian dan lembaga untuk berkolaborasi memperkuat ekosistem kekayaan intelektual (KI) nasional. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej saat membuka Forum Koordinasi Nasional Kekayaan Intelektual Indonesia Tahun 2026 di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (4/8). Edward menekankan bahwa penguatan ekosistem KI tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan memerlukan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.
Sebagai tindak lanjut, Kementerian Hukum menginisiasi pembentukan Tim Koordinasi Nasional Kekayaan Intelektual dan akan menyempurnakan Rencana Induk Kekayaan Intelektual Nasional Tahun 2027-2036. Forum dua hari tersebut membahas penguatan diplomasi KI, peningkatan posisi Indonesia dalam Global Innovation Index (GII), serta penguatan komitmen lintas kementerian melalui penandatanganan nota kesepahaman. Forum diikuti 36 kementerian/lembaga, organisasi internasional, dan akademisi.
Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) turut mendukung forum ini. Deputy Director General WIPO Hasan Kleib menyatakan kesiapan WIPO membantu Indonesia menyusun Peta Jalan KI berbasis data. Kementerian Hukum berharap sinergi lintas sektor ini mampu mendorong inovasi bernilai tambah dan mendukung perwujudan Indonesia Emas 2045.
Bagikan
Berita terkait
DJKI Genjot Kapasitas 1.304 Sentra KI, Dorong Karya Lokal Masuk Pasar Global
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 17.13
Sekolah Merah Putih di Rempang untuk Masa Depan Anak Prasejahtera
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 14.14
Menkum siapkan Rp10 triliun untuk pembiayaan kekayaan intelektual UMKM
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 13.12
The Kertanegara Dorong Penguatan Kapasitas Generasi Muda hingga Ketahanan Nasional
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 08.08