Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325250/original/071652900_1786849190-72b35531-3bae-454b-85de-81ec684f4ca5.jpg)
Pemerintah mengirim 27 ton logistik darurat ke NTT setelah gempa bumi magnitudo 7,7 di Nagekeo pada 15 Agustus 2026. Bantuan dikirim menggunakan pesawat Hercules secara bertahap. Lebih dari 3.500 personel TNI-Polri telah dikerahkan untuk evakuasi dan pemulihan di Flores, termasuk di Manggarai, Maumere, dan Sikka. Presiden Prabowo memerintahkan langsung mendorong staf kementerian dan lembaga seperti BNPB, PLN, Pertamina, dan Telkom ke NTT. Gempa menyebabkan 47 korban meninggal dan lebih dari 5.000 pengungsi. Korban terbanyak di Manggarai (23 orang) dan Manggarai Timur (17 orang). Lebih dari 101 warga luka, 914 rumah rusak berat, 93 sekolah, 36 klinik, dan 38 kantor pemerintah rusak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 09.42
Kemensos Tambah Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT Melalui Jalur Laut
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Tindak Lanjut Instruksi Presiden, Pemerintah Bergerak Cepat Evakuasi Korban Gempa NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 13.35
Seskab: Instruksi Presiden, 27 Ton Logistik Tiba di NTT di Hari Kejadian Gempa
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 12.40
27 Ton Bantuan Logistik Dikirim ke Lokasi Gempa NTT dari Pusat
Berita terkait
Gempa Susulan di NTT Terus Terjadi, Ini Data Terbarunya
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 08.06
Update Korban Gempa NTT: 135 Orang Meninggal, 98.986 Rumah Rusak
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 17.44
Pengungsi Gempa NTT Capai 179.037, Warga Alami Ketakutan
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.45
Jembatan Dampek NTT Kembali Beroperasi Pascagempa M 7,7
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 09.00