Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemilu 2029: Jangan Biarkan Demokrasi Dikendalikan Algoritma

Persiapan Pemilu 2029 menghadapi tantangan serius berupa perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan disinformasi digital. Bawaslu memperingatkan risiko manipulasi opini publik melalui konten palsu yang dapat mengancam kedaulatan rakyat dan mengubah demokrasi menjadi 'demokrasi algoritmik', di mana pilihan politik tidak lagi didasarkan pada pertimbangan rasional.

Untuk mengatasinya, diperlukan reformasi hukum yang mencakup transparansi penggunaan AI dalam kampanye, penguatan pengawasan digital, perlindungan data pribadi pemilih, serta peningkatan kapasitas penyelenggara pemilu. Selain regulasi, diperlukan reformasi budaya politik dari partai, peran media sebagai verifikator, dan peningkatan literasi digital masyarakat guna memastikan ekosistem informasi tetap sehat dan konstitusional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait