Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemkot Bandung Salurkan Bantuan untuk 1.832 Keluarga Rentan Pangan dan Risiko Stunting

Pemerintah Kota Bandung menyalurkan bantuan pangan melalui Program Bantuan Pangan untuk Daerah Rentan Rawan Pangan dan Risiko Stunting (Pangersa) kepada 1.832 keluarga di 12 kecamatan dan 16 kelurahan. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan pangan mencapai masyarakat yang membutuhkan, sesuai arahan Presiden melalui para menterinya. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menekankan pentingnya penyesuaian bantuan dengan kebutuhan dan kemampuan, serta verifikasi agar bantuan tepat sasaran.

Bantuan Pangersa tidak hanya berupa uang tunai atau bahan pokok, tetapi juga mencakup bahan makanan hasil pertanian seperti beras, ikan, daging ayam, telur, dan sayuran. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, menangani kerawanan pangan, dan mencegah stunting. Penyaluran dilakukan berdasarkan Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) dan melibatkan perangkat daerah, puskesmas, hingga pengurus kelurahan dan RW.

Dari total 1.832 penerima, 1.232 keluarga merupakan keluarga rentan pangan, dan 600 keluarga lainnya adalah keluarga dengan balita berisiko stunting. Penerima dipilih dari masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1-4 dan belum mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Program ini juga mencakup edukasi pola konsumsi pangan yang bergizi seimbang dan aman.

Berita terkait