Pemkot Bontang Perkuat Digitalisasi Pajak dan Retribusi untuk Tekan Kebocoran PAD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemkot Bontang memperkuat digitalisasi pengelolaan pajak dan retribusi daerah untuk mencegah kebocoran PAD. Semua transaksi penerimaan kas daerah kini tercatat langsung melalui sistem digital, sehingga tidak ada celah kebocoran. Digitalisasi mencakup pajak restoran, retribusi parkir, dan PBB dengan menyiapkan dasbor online untuk pembayaran dan monitoring. Untuk meningkatkan kepatuhan, Pemkot Bontang meluncurkan program Gebyar Pajak yang memberi hadiah bagi wajib pajak patuh dan diskon serta pemutihan bagi yang memiliki tunggakan. Namun, tantangan tetap ada pada dua sektor dengan kepatuhan paling rendah: retribusi parkir tepi jalan dan PBB. Pemerintah juga memperkenalkan penggunaan KKI untuk transaksi belanja pemerintah guna meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Bagikan
Berita terkait
Garuda Spark Hub Resmi di 10 Kota, Komdigi Bidik Pemerataan Ekosistem Startup
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.35
Desil Bansos Banyak Dikeluhkan, Bakom Sebut Data Bisa Dievaluasi
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 13.20
Calon Gubernur BI Mau Lanjutkan Ekspansi QRIS, Ungkap Nasib Uang Tunai
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.15
Tak Cuma Kripto, Bappenas Sebut Manfaat Blockchain Buat Petani
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.05