Pemkot Jogja Ingin Koperasi Merah Putih Jadi Agregator Pasar Usaha Lokal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Yogyakarta mengarahkan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) untuk berperan sebagai agregator pasar yang memasarkan produk unggulan dari mitra dan anggota. Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menyebut peran agregator sebagai langkah paling realistis karena Kota Yogyakarta tidak memiliki sumber daya alam. KKMP didorong menjalin kerja sama lintas daerah dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kabupaten sekitar seperti Bantul dan Sleman untuk menyerap dan memasarkan produk berkualitas, termasuk bahan pokok. Saat ini dari 45 kelurahan di Kota Yogyakarta, 10 Koperasi Merah Putih sudah aktif beroperasi. Strategi utamanya adalah memastikan pasokan bahan pokok berjalan lancar dengan harga bersaing, dengan pangsa pasar utama adalah warga di wilayah kelurahan masing-masing.
Bagikan
Berita terkait
Geliat UMKM Kuliner Banjarsari Lewat Digitalisasi Ekosistem Koperasi
Detik.com · 27 September 2026 pukul 14.37
Jangan Cuma Dinikmati Kelompok Besar, MBG Didorong Berdayakan Pelaku UMKM Lokal
JawaPos · 24 September 2026 pukul 20.45
KDMP Lengkong Bangun Rantai Pasok Digital, Hubungkan Produk UMKM dengan Pasar
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.07
Menko Airlangga usul simpanan masyarakat di koperasi bisa dijamin LPS
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 17.49