Pemkot Jogja Ingin Koperasi Merah Putih Jadi Agregator Pasar Usaha Lokal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Yogyakarta mengarahkan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) untuk berperan sebagai agregator pasar yang memasarkan produk unggulan dari mitra dan anggota. Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menyebut peran agregator sebagai langkah paling realistis karena Kota Yogyakarta tidak memiliki sumber daya alam. KKMP didorong menjalin kerja sama lintas daerah dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kabupaten sekitar seperti Bantul dan Sleman untuk menyerap dan memasarkan produk berkualitas, termasuk bahan pokok. Saat ini dari 45 kelurahan di Kota Yogyakarta, 10 Koperasi Merah Putih sudah aktif beroperasi. Strategi utamanya adalah memastikan pasokan bahan pokok berjalan lancar dengan harga bersaing, dengan pangsa pasar utama adalah warga di wilayah kelurahan masing-masing.
Bagikan
Berita terkait
Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.29
Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga Terpikat Produk UMKM Mitra Binaan di IFW 2026
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 03.20
Koperasi Merah Putih di Jogja Raup Omzet Fantastis dalam 6 Bulan
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.10
Apresiasi UMKM Binaan Tampil di IFW 2026, Komisaris Pertamina Patra Niaga: Sangat Membanggakan
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 03.04