Jangan Cuma Dinikmati Kelompok Besar, MBG Didorong Berdayakan Pelaku UMKM Lokal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu dikelola transparan agar tidak hanya menjadi pasar bagi kelompok usaha besar. Pelaku usaha lokal seperti petani, peternak, nelayan, koperasi, UMKM, dan pengusaha santri didorong masuk ke rantai pasok MBG. Ketua HIPSI Jawa Timur, Burhanudin, menyatakan kesempatan harus terbuka bagi koperasi desa dan UMKM yang memenuhi standar. Sejumlah pesantren telah terlibat dalam penyelenggaraan SPPG, membuka kesempatan kerja dan menghidupkan ekonomi di sekitar pesantren. Dampak positif MBG menciptakan permintaan baru serta membantu produsen pangan merencanakan produksi secara lebih baik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 05.16
Ahli Gizi: Menu Lokal Perkuat MBG dan Lebih Diterima Anak
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 19.56
Pemkab Bantul Bakal Gelar Survei Kepuasan MBG
Detik.com · 25 September 2026 pukul 17.46
BNPP Bahas Strategi Percepatan Implementasi Program MBG di Wilayah 3T
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 15.35
Cegah Stunting, Undip Ajak Warga Senggi Olah Sagu hingga Petatas Jadi Sajian Bergizi
Berita terkait
BGN Larang Susu Berperisa dan Kental Manis di Menu MBG, DPR Minta Pengawasan Diperketat
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 18.07
Wamenag Targetkan Seluruh Ponpes dan Madrasah Terima MBG Tahun Ini
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 20.22
P2G Sebut Sebelum Ada MBG, Tak Pernah Ada Santri Keracunan Gegara Dapur Pesantren
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 20.00
Pesantren dengan 1.000 Santri atau Lebih Boleh Punya Dapur MBG Sendiri
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.47