Pemulihan Tapanuli Utara Dipacu, Huntap & Relokasi Sekolah Jadi Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera sedang mengawal tiga kebutuhan mendesak pemulihan Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara: penyediaan jaringan listrik untuk hunian tetap (huntap), peningkatan hunian sementara menjadi hunian tetap, serta relokasi sekolah dari kawasan rawan bencana. Dari hasil pemantauan, jaminan hidup telah disalurkan kepada 435 keluarga (1.601 jiwa), sementara bantuan isi hunian dan stimulan ekonomi diterima 365 keluarga. Pembangunan 103 unit huntap komunal di Desa Dolok Nauli oleh Yayasan Buddha Tzu Chi telah rampung dengan prasarana mencapai sekitar 90 persen.
Beberapa kendala masih dihadapi. Pembangunan 20 unit huntap di Desa Pagar Lampung tertunda karena jaringan listrik belum menjangkau lokasi, sehingga Satgas PRR berkoordinasi dengan PLN. Di Desa Sibalanga, usulan peningkatan huntara menjadi huntap membutuhkan infrastruktur dasar berupa drainase, saluran air, sumur bor, dan dinding penahan tanah. Sementara itu, SD Negeri 173153 Sibalanga yang berada di kawasan rawan akan direlokasi ke lahan seluas 40x60 meter di dekat lokasi huntara. Di sisi lain, Jembatan Sitakka telah beroperasi penuh dan renovasi SD Negeri 173156 Lobupining telah selesai sehingga kegiatan belajar mengajar kembali berjalan.
Bagikan
Berita terkait
Kasatgas Tito Pastikan 4.922 Sekolah Pascabencana di Sumatera Kembali Beroperasi
kumparan · 23 September 2026 pukul 17.43
Pemulihan Kabupaten Pesisir Selatan Dikebut, 85 Hunian Tetap Segera Dibangun
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.16
Satgas PRR Sinkronkan TKD & Program K/L untuk Pemulihan Pasaman Barat
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 12.03
Satgas PRR Perkuat Koordinasi Tangani Bencana Susulan di Sumatera
Detik.com · 24 September 2026 pukul 17.46