Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Penambang Ilegal Dibantu China Keruk Tambang Emas RI Pakai Eksavator

Penambangan ilegal emas di Sangihe, Sulawesi Utara, melibatkan investor China dan oknum lokal. Mereka mengoperasikan 20-50 ekskavator serta truk, menambangkan emas senilai Rp 200 miliar dalam 5-6 bulan tanpa membayar pajak. Hasil penambangan masif ini mengganggu operasi PT Tambang Mas Sangihe (TMS), pemegang kontrak karya resmi sejak 1997. TMS telah menginvestasikan Rp 200 miliar untuk pengembangan dan Rp 30 miliar untuk persyaratan izin, namun belum bisa beroperasi. Jika izin diterbitkan, TMS diperkirakan akan membayar Rp 1 triliun pajak pada tahun kedua dan ketiga. Konsesi TMS luas 42.000 hektar dengan potensi 266.000 ons emas gabungan hingga 2027.

Berita terkait