Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Penampakan 2 JPO di Rasuna Said yang Dekat Doang tapi Tak Ada Hubungan

Dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat Halte Transjakarta Rasuna Said viral karena posisinya berdekatan namun tidak saling tersambung. JPO lama dibangun lebih dulu dan berfungsi sebagai akses menyeberang sekaligus akses pengguna Transjakarta ke halte. Namun sejak Stasiun LRT Rasuna Said berdiri, akses ke halte ditutup pagar dan dialihkan ke JPO milik Stasiun LRT Rasuna Said yang berada tepat di sebelahnya. JPO lama kini masih berfungsi untuk menyeberang dari gedung Kemenimipas menuju Plaza Festival, dan dilengkapi papan informasi.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menjelaskan JPO lama milik Pemprov DKI, sedangkan JPO di sebelahnya merupakan JPO integrasi yang dibangun LRT Jabodebek. Sebelum halte dipindahkan ke bawah Stasiun Terintegrasi LRT, JPO lama menjadi akses langsung ke halte. Setelah dipindahkan, akses dialihkan melalui JPO integrasi yang memiliki area tidak berbayar (unpaid area), sehingga masyarakat umum tetap bisa menyeberang. Fasilitas ini dilengkapi lift untuk penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil.

Menanggapi usulan penyambungan kedua JPO, Dinar menyebut perlu kajian teknis dari LRT Jabodebek sebagai pemilik JPO integrasi. Perbedaan ketinggian lantai sekitar 75 cm dan jarak antar JPO hanya sekitar 60 cm membuat pembangunan tangga atau ramp tidak memungkinkan memenuhi standar keselamatan dan aksesibilitas. Dinas mengimbau masyarakat menggunakan fasilitas penyeberangan yang tersedia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait