Pendapatan Imigrasi Tembus Rp 6,5 T, Layanan Visa Terbesar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322407/original/011339300_1786527038-73098.jpg)
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyumbangkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 6,5 triliun ke kas negara hingga 10 Agustus 2026, menjadi salah satu kontributor PNBP terbesar di lingkup kementerian/lembaga. Capaian ini lebih tinggi 6,68 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menyampaikan bahwa layanan visa menjadi sumber terbesar dengan kontribusi Rp 3,5 triliun (54,9 persen), diikuti oleh layanan paspor sebesar Rp 1,6 triliun (24,6 persen), dan layanan keimigrasian lainnya sebesar Rp 1,3 triliun (20,5 persen). Target PNBP yang ditetapkan Kementerian Keuangan mencapai Rp 8,5 triliun, sehingga capaian per 10 Agustus sudah mencapai 76,81 persen dari target. Hendarsam optimis target akan terpenuhi dalam empat bulan ke depan, terutama dengan memanfaatkan musim libur yang biasanya menjadi periode produktif bagi sektor keimigrasian. Indonesia juga mengklaim layanan keimigrasiannya termasuk terbaik di Asia, hanya sedikit tertinggal dari Singapura dalam hal teknologi dan pelayanan, meskipun Indonesia menghadapi tantangan geografis yang jauh lebih luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 08.12
Garuda Institute Puji Langkah Imigrasi Lindungi WNI dari TPPO
Berita terkait
Dideportasi, Pria Kelahiran Israel Pasarkan Travel Lewat Akun 'The Bali Dream'
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.45
Pria Kelahiran Israel Buka Jasa Urus Visa ke Bali Dideportasi
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 02.30
Langgar Izin Tinggal, Pria Kelahiran Israel di Bali Dideportasi dan Dicekal
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 23.11
Perkuat Keseragaman Layanan Paspor, Imigrasi Jatim Sosialisasikan Permenimipas Nomor 11 Tahun 2026
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 18.16