Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Garuda Institute Puji Langkah Imigrasi Lindungi WNI dari TPPO

Garuda Institute melalui Sekretaris Eksekutifnya, Alexander Waas, mengapresiasi kinerja Direktorat Jenderal Imigrasi selama periode Januari hingga Juli 2026. Apresiasi tersebut menyusul capaian penerbitan sebanyak 2,28 juta paspor serta penolakan terhadap 9.394 permohonan paspor yang terindikasi berpotensi disalahgunakan. Menurut Alexander, angka penolakan itu menunjukkan fungsi keimigrasian berjalan substantif, yakni tidak hanya melayani administrasi tetapi juga mencegah tindak pidana.

Langkah Ditjen Imigrasi dinilai penting untuk melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) dari risiko perdagangan orang (TPPO), penyelundupan manusia (TPPM), dan keberangkatan pekerja migran non-prosedural. Alexander menegaskan pendekatan ini membuktikan imigrasi tidak sekadar mengejar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Proses penerbitan paspor menjadi pintu awal negara mengidentifikasi warga berisiko agar tidak menjadi korban eksploitasi atau persoalan hukum di luar negeri. Penolakan permohonan paspor merupakan upaya preventif sebelum keberangkatan. Pernyataan disampaikan dalam keterangan tertulis pada Kamis (13/8/2026).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait