Peneliti Jepang Temukan Bakteri Sungai yang Mampu Kurangi PFAS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim peneliti Universitas Kobe, Jepang, menemukan strain bakteri dari sedimen Sungai Samondo, Osaka, yang mampu menurunkan konsentrasi PFOS dan PFOA, dua jenis PFAS. Bakteri tersebut menggunakan proses adsorpsi untuk menempelkan PFAS pada selnya, menurunkan konsentrasi secara signifikan pada uji coba dengan cairan limbah industri. Penelitian ini diumumkan dalam Journal of Water Process Engineering (Agustus 2024) dan menunjukkan potensi penggunaan bioremediasi PFAS dengan biaya lebih rendah dibandingkan teknologi konvensional. Jepang telah melarang produksi dan impor PFOS serta PFOA dengan beberapa pengecualian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 12.16
Peneliti Jepang Temukan Bakteri yang Mampu "Melahap" PFAS Bahan Kimia Abadi
Berita terkait
Data Center AI Buang Limbah Beracun yang Tak Bisa Dihancurkan
Detik.com · 18 September 2026 pukul 22.00
Tanah Bekas Tambang di Sulawesi Ungkap Mikroba yang Bisa Bantu Pulihkan Lingkungan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.40
Indonesia Dapat Bantuan dari Jepang untuk Penanganan Karhutla di Kalimantan
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 22.00
Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 21.43