Penerbangan Terganggu Kabut Asap, Gubernur Sumsel Tahan Penggunaan Anggaran Banpres
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mengganggu aktivitas penerbangan pada Kamis (1/10/2026), menyebabkan sejumlah penerbangan mengalami keterlambdan, pengalihan, atau kembali ke bandara asal. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan tidak akan segera membelanjakan Rp 30 miliar anggaran stimulan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari pemerintah pusat. Dana tersebut harus digunakan secara akuntabel dan sesuai prosedur pengadaan barang/jasa pemerintah, baik melalui tender maupun katalog. Kebutuhan yang sudah disiapkan meliputi mobil tangki, pompa air, mobil pemadam kebakaran, serta kendaraan operasional untuk penanganan kebakaran di lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 19.15
Kabut Asap Pekat, Penerbangan di Palembang Dialihkan
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.15
Kabut Asap Memburuk, 6 Penerbangan Jambi Terdampak
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 19.20
Penerbangan Bandara Domine Eduard Osok Tetap Normal di Tengah Kabut Asap
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 12.10
Imbas Kabut Asap, Penerbangan Jakarta-Jambi Terpaksa Ditunda
Berita terkait
FOTO: Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Palembang
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.22
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Jarak Pandang 700 Meter
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.25
Kabut Asap Pekat Akibat Karhutla Selimuti Samarinda, Penerbangan Dialihkan dan Sekolah Beralih Daring
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.00
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Supadio, Jarak Pandang 600 Meter
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.02