Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pengakuan Bos Ritel: Harga Barang Sudah Naik 5-10% Akibat Dolar Tinggi

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengakui harga sejumlah barang impor sudah naik 5% hingga 10% akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kenaikan harga sudah berlangsung sejak satu hingga dua bulan terakhir dan terutama berdampak pada produk-produk impor. Ia menyatakan bahwa jika nilai dolar turun, harga barang impor diperkirakan akan mengikuti.

Meski omzet penjualan masih meningkat, pelaku usaha ritel menghadapi penurunan profit karena berbagai biaya naik. Strategi yang dilakukan antara lain menekan kenaikan harga melalui diskon dan efisiensi, termasuk pemanfaatan teknologi. Pelemahan rupiah juga menggerus margin keuntungan karena pelaku usaha berusaha menjaga harga jual tetap stabil di tingkat konsumen.

Hippindo menilai yang paling dibutuhkan bukan kurs pada level tertentu, melainkan kestabilan nilai tukar agar perusahaan dapat menghitung harga jual dengan lebih pasti. Kestabilan kurs menjadi kunci bagi pelaku usaha dalam menentukan strategi penetapan harga ke depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait