Pengamat Beberkan Dampak Kewarganegaraan Ganda bagi Olahraga Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan kebijakan kewarganegaraan ganda untuk menarik diaspora berbakat, termasuk ilmuwan dan atlet profesional, agar tetap berkontribusi bagi Indonesia tanpa harus melepas status WNI demi karier global. Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni menilai langkah ini realistis dan lumrah secara global, seperti yang diterapkan di Prancis dan negara persemakmuran.
Dalam sektor olahraga, kebijakan ini diharapkan menghilangkan hambatan administratif bagi atlet diaspora yang selama ini dilema antara membela tanah air atau mempertahankan kewarganegaraan asing. Meski berpotensi besar, Kusnaeni mengingatkan agar implementasinya dilakukan secara selektif, terukur, dan hati-hati guna mengantisipasi risiko serta menjaga kepentingan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.19
Kata DPR soal Usulan Revisi UU untuk Kewarganegaraan Ganda Terbatas Talenta
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.53
Prabowo Mau Izinkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas, Ini Respons Dasco
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.53
Prabowo Mau Izinkan Kewarganegaraan Ganda, Ini Syaratnya
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 16.00
Istana soal Kewarganegaraan Ganda Terbatas: Jika Disetujui Harus Selektif
Berita terkait
Tiba di India, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 10.55
Asian Games 2026, Presiden Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.12
Prabowo Lepas Kontingen Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar Buat Peraih Emas
JawaPos · 9 September 2026 pukul 18.30
Prabowo Sebut Olahraga Investasi Bangsa yang Tak Bisa Dihitung dengan Uang
VOI · 9 September 2026 pukul 18.30