Pengamat Bicara Pilgub Jatim, Ungkit Kemunculan Mas Rio dari Situbondo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Direktur Eksekutif Sintesa Strategi Indonesia (SSI) Ikrama Masloman menyatakan bahwa pembahasan mengenai elektabilitas kandidat Pilgub Jawa Timur 2029 masih terlalu dini. Ia menekankan bahwa beberapa tahun ke depan lebih tepat dilihat sebagai fase audisi kinerja kepala daerah, termasuk program, kebijakan, dan komunikasi yang dilakukan. Menurutnya, Jawa Timur memiliki karakter kewilayahan dan sosial yang beragam, meliputi Mataraman, Arek, Tapal Kuda, Madura, hingga Pantura.
Dalam konteks ini, Ikrama menyoroti Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) sebagai figur yang menarik untuk diamati. Sebagai kepala daerah di wilayah Tapal Kuda, Mas Rio diyakini memiliki basis kewilayahan awal yang kuat. Selain itu, kemampuan komunikasi publiknya melalui berbagai kanal juga menjadi poin yang dapat dipertimbangkan dalam perkembangannya ke tingkat provinsi.
Ikrama menambahkan bahwa setiap kepala daerah yang ingin berkembang ke tingkat provinsi perlu membangun penerimaan yang lebih luas dari basis daerah asalnya. Fase ini akan menjadi penting untuk menilai kesiapan dan potensi seseorang menghadapi pemilihan gubernur di masa mendatang.
Bagikan
Berita terkait
Razia Mendadak di Rutan Situbondo, Petugas Temukan Sikat Gigi Modifikasi-Pisau Cukur
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 13.18
Mau Duet dengan Gibran, Dedi Mulyadi Malah Kecilkan Nilai Politiknya
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 11.50
Elektabilitas Cuma 2%, Dedi Mulyadi Tak Butuh Gibran di Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 11.30
Anies Batal, Duet Gibran dan KDM Disebut Lebih Jelas
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 07.50