Pengamat: Polemik Usulan Tarif Parkir di Jakarta Rp60 Ribu Bingungkan Warga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat tata kota Yayat Supriyatna mengkritik polemik rencana tarif parkir Rp60 ribu di Jakarta karena kurang jelas asal-usulnya. Ia menuntut pemerintah menjelaskan dasar perhitungan, lokasi penerapan, serta mempertimbangkan zonasi. Tarif tinggi dianggap tidak tepat diterapkan secara seragam, terutama di kawasan yang berubah menjadi bisnis, karena dapat menurunkan minat warga untuk berkunjung. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada rencana resmi kenaikan tarif parkir, meski sudah 14 tahun tidak diakses. Sementara itu, contoh serupa muncul di Yogyakarta, di mana juru parkir ditangkap karena pungli, serta dukungan tarif parkir khusus kendaraan berbobot di Paris. Kritik ini muncul setelah masyarakat bingung dengan spekulasi tarif parkir yang tidak terverifikasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.07
FOTO: Aktivitas Parkir di Tengah Isu Tarif Baru
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.27
Polemik Usulan Tarif Parkir Mobil Rp 60 Ribu, Dishub DKI Buka Suara
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 12.50
Pertama Kali dalam Sejarah Manusia, Dunia Hadapi Penurunan Populasi di Bawah Tingkat Penggantian
Berita terkait
Pramono Luruskan soal Wacana Tarif Parkir Jakarta Naik hingga Rp60.000
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.57
Tak Cuma Pangkas PPh 30%, Vietnam Bikin Lebih Banyak Penghasilan Bebas Pajak
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.14
Soal Usulan Tarif Parkir Mobil Rp60.000 per Jam di Jakarta, Ini Kata Pramono Anung
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 12.39
Pramono Luruskan Wacana Tarif Parkir Rp 60 Ribu per Jam
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.01