Pengantar Sudah Sampai Larantuka, Jenazah dari Jakarta Tertinggal di Kupang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315307/original/082576000_1785834099-239509.jpg)
Viral di media sosial, jenazah mahasiswa asal Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Blasius Avelino Kebingin (25), tertinggal di Bandara El Tari Kupang saat transit dari Jakarta menuju Larantuka, Flores Timur, pada 3 Agustus 2026. Korban meninggal dunia di Jakarta karena sakit dan jenazah diberangkatkan menggunakan Lion Air dengan transit di Kupang, didampingi adik dan sepupunya.
Setibanya di Larantuka, keluarga terkejut karena jenazah tidak berada dalam pesawat yang mereka tumpangi. Mereka telah melapor ke petugas di Kupang yang menyatakan pemindahan jenazah ditangani otomatis oleh maskapai. Namun, ternyata terjadi miskomunikasi mengenai jadwal penerbangan.
Manajemen Lion Group mengklarifikasi bahwa jenazah dijadwalkan transit dan menginap di Kupang sebelum diterbangkan ke Larantuka pada 4 Agustus 2026 sekitar pukul 13.15 WITA. Pihak maskapai meminta agen kargo untuk menjelaskan kepada keluarga. Jenazah akhirnya diterbangkan dan dijemput keluarga di Larantuka.
Bagikan
Berita terkait
5 Bandara Rusak Terdampak Gempa Flores
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.45
Penerbangan dari Kupang ke Flores Dibatalkan Pascagempa NTT
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 14.00
Prabowo Targetkan Garuda Indonesia Mulai Untung pada 2027
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 13.45
Data Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Flores 2026, Berikut Sebarannya
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 06.30