Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Pengembang Rumah Subsidi Dituntut Kreatif Hadapi Kenaikan Biaya Material

Pengembang rumah subsidi dituntut menjadi lebih kreatif dan efisien menghadapi kenaikan biaya material agar tetap dapat menyediakan hunian berkualitas untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Infiniti Land menekankan perlunya inovasi pembangunan, pengendalian biaya, dan komitmen pada standar kualitas hunian yang berkelanjutan.

Direktur Utama Infiniti Land, Samuel S. Huang, mengungkapkan bahwa membangun rumah bersertifikat Bangunan Gedung Hijau (BGH) Predikat Utama menambah biaya produksi sebesar 8-12% dibandingkan rumah konvensional. Salah satu proyek yang berhasil memperoleh sertifikasi BGH Predikat Utama dari Kementerian PUPR adalah Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Serang, yang melalui proses seleksi, survei, dan studi selama tiga hingga enam bulan.

Penilaian BGH mencakup tujuh aspek: pengelolaan tapak, efisiensi energi, efisiensi air, kualitas udara dalam ruang, penggunaan material ramah lingkungan, pengelolaan sampah, dan pengelolaan limbah. MGK Serang menerapkan kolam retensi seluas lebih dari dua hektare untuk menampung air hujan dan mengurangi risiko banjir, serta menggunakan lampu LED dan desain pencahayaan serta sirkulasi udara optimal untuk efisiensi energi.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait