Pengembangan B50 Harus Bermanfaat Nyata bagi Petani Sawit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mendesak Kementerian ESDM memastikan program biodiesel B50 memberikan manfaat langsung kepada petani sawit. Dalam aksi demonstrasi memperingati Hari Tani Nasional di Kementerian ESDM pada 24 September 2026, SPKS menyatakan bahwa peningkatan kebutuhan CPO untuk biodiesel harus diikuti perlindungan harga TBS dan perluasan akses pasar bagi petani swadaya. Ketua Umum SPKS, Sabarudi, menekankan perlunya penerapan B50 yang terukur dan fleksibel dengan mempertimbangkan ketersediaan CPO, kebutuhan domestik, pasar ekspor, serta perlindungan harga TBS. Petani juga meminta evaluasi pungutan ekspor CPO sebesar 12,5% agar tidak menambah beban pada petani, sekaligus mendorong percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan dana Rp90 juta per hektare termasuk bantuan biaya hidup selama peremajaan. Pemerintah targetkan seluruh SPBU menjual B50 mulai Oktober 2026.
Bagikan
Berita terkait
PSR Jadi Kunci PalmCo Memperkuat Pasokan CPO untuk Dukung Program B50
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 05.00
Akhir Bulan Ini Semua SPBU Bisa Jual B50
Detik.com · 11 September 2026 pukul 15.36
BPS Ungkap B50 Bisa Tekan Ekspor Sawit Semester II 2026
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 12.26
BPS Buka-bukaan Nasib Ekspor Kelapa Sawit di Tengah Mandatori B50
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.45