BPS Ungkap B50 Bisa Tekan Ekspor Sawit Semester II 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) menilai kebijakan biodiesel 50 persen (B50) yang mulai diterapkan Juli 2026 berpotensi menekan volume ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) Indonesia pada semester II 2026. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyatakan kebijakan peningkatan campuran bahan bakar nabati berbasis sawit ini akan memengaruhi penyerapan komoditas sawit di dalam negeri, sehingga berpotensi mengurangi jumlah yang diekspor.
Namun, besarnya dampak B50 terhadap kinerja ekspor sawit nasional masih memerlukan kajian lebih lanjut. Ateng menyebut beberapa indikator utama yang perlu dicermati, yaitu stabilitas produksi dan persediaan stok minyak sawit, lonjakan permintaan pasar domestik, serta pergerakan harga sawit di tingkat lokal dan internasional. BPS akan merilis hasil kajian tersebut pada kesempatan berikutnya.
Sementara itu, BPS mencatat kinerja ekspor CPO dan produk turunannya sepanjang semester I 2026 masih tumbuh 7,32 persen secara kumulatif. Angka ini melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tumbuh hingga 24,8 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.45
BPS Buka-bukaan Nasib Ekspor Kelapa Sawit di Tengah Mandatori B50
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 11.32
Harga Indeks Biodiesel Agustus 2026 Naik Jadi Rp 14.924/Liter
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 09.50
Resmi! Harga Biodiesel RI Naik Rp 14.924/Liter, Berlaku Agustus 2026
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.13
Video: Harga TBS Sulit Naik Bikin Petani Sawit Swadaya Sulit Sejahtera
Berita terkait
Pengembangan B50 Harus Bermanfaat Nyata bagi Petani Sawit
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 18.07
Akhir Bulan Ini Semua SPBU Bisa Jual B50
Detik.com · 11 September 2026 pukul 15.36
Harga CPO Naik-Diramal ke US$1.720, RI Makan Buah Simalakama Efek B50?
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.50
Biodiesel Disebut Hemat Devisa Ratusan Triliun, Pengamat Ungkap Hal Ini
Detik.com · 29 September 2026 pukul 12.51