Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS Ungkap B50 Bisa Tekan Ekspor Sawit Semester II 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) menilai kebijakan biodiesel 50 persen (B50) yang mulai diterapkan Juli 2026 berpotensi menekan volume ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) Indonesia pada semester II 2026. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyatakan kebijakan peningkatan campuran bahan bakar nabati berbasis sawit ini akan memengaruhi penyerapan komoditas sawit di dalam negeri, sehingga berpotensi mengurangi jumlah yang diekspor.

Namun, besarnya dampak B50 terhadap kinerja ekspor sawit nasional masih memerlukan kajian lebih lanjut. Ateng menyebut beberapa indikator utama yang perlu dicermati, yaitu stabilitas produksi dan persediaan stok minyak sawit, lonjakan permintaan pasar domestik, serta pergerakan harga sawit di tingkat lokal dan internasional. BPS akan merilis hasil kajian tersebut pada kesempatan berikutnya.

Sementara itu, BPS mencatat kinerja ekspor CPO dan produk turunannya sepanjang semester I 2026 masih tumbuh 7,32 persen secara kumulatif. Angka ini melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tumbuh hingga 24,8 persen.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait