Pengembangan Panas Bumi RI Masih Terkendala, Bos PGE Beri Masukan Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia memiliki potensi energi panas bumi sebesar 24 GW atau 40% potensi dunia, dengan 84% di Asia Tenggara. Namun hanya 11% (2,64 GW) yang telah dimanfaatkan. Tantangan utama adalah menciptakan iklim bisnis yang finansial menarik. Ahmad Yani, Presiden Direktur PGEO, menekankan perlu perbaikan Perpres 112/2022 dan memanfaatkan IIGCE 2026 untuk mempercepat investasi. Pengembangan panas bumi diproyeksikan memberikan efek berganda melalui investasi miliaran dolar AS, penciptaan lapangan kerja, dan dukungan industri pendukung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.41
Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Kebut Kebijakan Prioritas Presiden
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 15.06
Dorong Ekonomi Nasional, IBMA Siap Tancap Gas Percepat Pendalaman Pasar Bulion
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 12.34
Emas Tersimpan di Rumah Warga RI Diproyeksi 1.800 Ton, Setara Rp 4,47 Kuadriliun
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 12.06
Airlangga sebut lokasi PFII di Bali masih dalam tahap evaluasi
Berita terkait
Menteri Jerman Datang ke RI Bawa Bos-Bos, Mau Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.25
Panas Bumi RI Sudah Berumur 100 Tahun, Begini Dampaknya Bagi Ekonomi
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.15
Resmi Dibentuk, Asosiasi Bank Emas RI Mau Buat Gold Hub
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.35
Video: PGE Akselerasi Panas Bumi Hingga 1,8 GW, Jadi Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.34