Pengembangan Panas Bumi RI Masih Terkendala, Bos PGE Beri Masukan Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia memiliki potensi energi panas bumi sebesar 24 GW atau 40% potensi dunia, dengan 84% di Asia Tenggara. Namun hanya 11% (2,64 GW) yang telah dimanfaatkan. Tantangan utama adalah menciptakan iklim bisnis yang finansial menarik. Ahmad Yani, Presiden Direktur PGEO, menekankan perlu perbaikan Perpres 112/2022 dan memanfaatkan IIGCE 2026 untuk mempercepat investasi. Pengembangan panas bumi diproyeksikan memberikan efek berganda melalui investasi miliaran dolar AS, penciptaan lapangan kerja, dan dukungan industri pendukung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.28
Investasi RI Tembus Rp 1.010 T, Pengusaha Ungkap Dampaknya ke Industri Lokal
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 09.31
Pertamina Dorong Ekspansi Energi Panas Bumi Nasional di The 12th IIGCE 2026
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 21.52
Airlangga sebut ekosistem bulion emas beri nilai tambah ekonomi
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 20.37
Indonesia-Uni Eropa Targetkan Penandatanganan IEU CEPA Oktober 2026
Berita terkait
Bahlil & Sarmuji: Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Negara Industri
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.12
Listrik Andal Topang Daya Saing dan Iklim Investasi Jabar
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 22.40
INDEF Beberkan Empat Hal Agar PLTS 100 GWp Tak Mangkrak
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 20.40
Menteri Jerman Datang ke RI Bawa Bos-Bos, Mau Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.25