Penggabungan Lubang Hitam 'Mustahil' Akhirnya Terungkap, Ilmuwan Sebut Akibat Lengkungan Ruang-Waktu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ilmuwan akhirnya menjelaskan bagaimana dua lubang hitam supermasif yang sebelumnya dianggap mustahil dapat saling menggabung. Penelitian terbaru menunjukkan kelengkungan (warp) pada struktur ruang-waktu di lingkungan padat, seperti pusat galaksi atau gugus bintang, memicu peristiwa tersebut. Kelengkungan ekstrem mengubah dinamika orbit, memaksa dua lubang hitam mendekat lebih cepat dan bertabrakan dalam waktu singkat. Temuan ini membuktikan bahwa pemahaman tentang gravitasi dan ruang-waktu masih berkembang, sekaligus menyelesaikan misteri 'mass gap' dalam astronomi. Penggabungan ini melanggar prediksi teori fisika standar karena tidak memungkinkan lubang hitam dengan massa luar rentang tersebut saling mendekat dalam skala waktu alam semesta saat ini.
Bagikan
Berita terkait
Misteri Lubang Hitam Monster Alam Semesta Purba Terkuak, Ternyata Tak Sebesar Perkiraan
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.15
Misteri Semburan Cahaya Lubang Hitam Terkuak, Rotasi Bintang Jadi Kuncinya
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.25
Bintang Tercepat di Bima Sakti Terdeteksi, Kecepatan 25 Ribu Km/Detik
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 07.50
Bintang Tercepat di Bima Sakti Ditemukan, Melesat 25.000 Km per Detik Dekati Lubang Hitam
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.30