Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pengguna TJ Harap 2 JPO Rasuna Said Nyambung untuk Persingkat Waktu Jalan Kaki

Pengguna bus Transjakarta (TJ) di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, meminta dua jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berdekatan dapat disambung agar mobilitasnya lebih efisien. Saat ini, kedua JPO tersebut terpisah: satu dikelola Pemprov DKI Jakarta dan satu lagi merupakan JPO integrasi milik LRT Jabodebek. Akibatnya, pengguna TJ harus naik ke JPO integrasi Stasiun LRT Rasuna Said terlebih dahulu sebelum turun ke halte TJ, sehingga menambah waktu dan jarak tempuh. Beberapa pengguna seperti Anna (22) dan Fajar mengaku sering bingung karena kedua JPO tampak seperti tersambung, padahal tidak. Penyambungan JPO juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jam sibuk. Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menjelaskan bahwa JPO integrasi LRT telah menjadi satu-satunya akses masuk dan keluar halte TJ setelah pemindahan halte ke bawah Stasiun Terintegrasi LRT Jabodebek. Ia menegaskan bahwa JPO integrasi tersebut tetap dapat digunakan oleh masyarakat umum, termasuk yang tidak menggunakan LRT atau TJ, karena dilengkapi area tidak berbayar dan fasilitas seperti lift untuk penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil. Namun, usulan penyambungan kedua JPO menghadapi kendala teknis. Dinar menyampaikan bahwa terdapat perbedaan ketinggian lantai sekitar 75 cm dan jarak antar-JPO hanya sekitar 60 cm. Kondisi ini membuat pembangunan tangga atau ramp yang aman dan memenuhi standar aksesibilitas tidak dapat dilakukan. Ia menyatakan bahwa rencana penyambungan memerlukan kajian teknis dari pihak LRT Jabodebek sebagai pemilik JPO integrasi.", "tags": ["transjakarta", "jpo rasuna said", "lrt jakarta", "mobilitas publik", "infrastruktur jalan"]}</arg_value>

Berita terkait