Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Penguatan Transformasi-Tata Kelola Risiko Jadi Prioritas, Indonesia Re Catat Kinerja Positif 2025

PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re mencatatkan kinerja keuangan yang signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp176,96 miliar, meningkat drastis dibandingkan Rp27,46 miliar pada 2024. Total aset Perseroan mencapai Rp10,28 triliun. Peningkatan ini sebagian didorong oleh implementasi PSAK 117 (IFRS 17), standar akuntansi baru yang menyempurnakan pengakuan pendapatan, liabilitas, dan laba berdasarkan jasa perlindungan yang telah diberikan, sehingga meningkatkan transparansi pelaporan keuangan.

Implementasi PSAK 117 tidak mengubah fundamental bisnis atau arus kas perusahaan, melainkan menyempurnakan metode pencatatan dan penyajian laporan keuangan agar lebih selaras dengan praktik internasional. Indonesia Re juga menjalankan berbagai inisiatif untuk membangun fondasi bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan, termasuk penyempurnaan pricing tools berbasis data, penguatan governance underwriting, dan penyempurnaan contract wording pada lini Reasuransi Umum.

Pada bisnis Reasuransi Jiwa, Indonesia Re memprioritaskan penguatan kualitas portofolio melalui proses akseptansi berbasis experience study, Robust Pricing, prinsip kehati-hatian, dan pertimbangan sustainabilitas. Perseroan juga secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi terhadap struktur retensi, ketentuan reasuransi, dan profitabilitas portofolio untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan premi, kualitas risiko, dan keberlanjutan bisnis.

Berita terkait