Kinerja INKA Tertekan: Utang Rp 4,7 Triliun dan Rugi Rp 670 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349117/original/036678500_1789473250-DIK09287.JPG.jpeg)
PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA mengalami tekanan keuangan serius dengan kerugian mencapai Rp 670 miliar dan utang tidak berkelanjutan sebesar Rp 4,7 triliun. Kondisi ini diperburuk oleh posisi ekuitas perusahaan yang negatif, sehingga memerlukan langkah pembenahan menyeluruh.
Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Danantara Indonesia menyiapkan strategi turnaround melalui grand plan transformasi terintegrasi. Fokus perbaikan mencakup model bisnis, tata kelola (governance), budaya kerja, hingga efisiensi operasional dan kualitas produksi. Tujuannya adalah mengembalikan kesehatan finansial dan meningkatkan daya saing INKA di pasar global sesuai arahan Presiden.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.19
INKA Tak Baik-baik Saja, Rugi Rp677 M-Utang Tembus Rp4,7 T
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 15.32
Rugi Rp670 Miliar, INKA Butuh Pembenahan Serius
Detik.com · 15 September 2026 pukul 10.59
Kondisi INKA Tak Baik-baik Saja: Rugi Rp 677 M-Utang Rp 4,7 T
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 09.16
Semasa Purbaya Danantara Diminta Menyetor Rp120 Triliun Untuk Negara, Suahasil?
Berita terkait
Danantara Fokus Bereskan 3 Persoalan Utama BUMN, Begini Jurusnya
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.07
Video: Dony Oskaria Sebut Rekayasa Keuangan Jadi Sumber Masalah BUMN
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.53
Performa BUMN di Bawah Danantara Jadi Bukti Kinerja Positif Pemerintahan Prabowo
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.27
Lapor ke Danantara, Pertamina Rampungkan Streamlining 31 Perusahaan
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.43