Pengungsi Kota Borong NTT Berburu Besi Puing Gempa untuk Biaya Makan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga pengungsi di Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa mencari nafkah dengan mengumpulkan besi tua dari puing-puing bangunan yang rusak akibat gempa bumi. Mayoritas warga yang berprofesi sebagai buruh tani belum berani kembali bekerja di ladang karena takut gempa susulan yang masih terjadi secara berkala. Akibat keterlambatan bantuan dari pihak terkait, warga menggulana dengan menjual besi bekas yang ditemukan di tempat pembuangan puing. Sebagian hasil penjualan tersebut digunakan untuk membiayai dapur umum pengungsian agar para pengungsi tetap mendapatkan makanan. Salah satu warga, Aris Lodo (44), mengaku mampu mengumpulkan hingga 15 kilogram besi tua per hari yang kemudian dijual kepada pengepul di lokasi. Warga menyebut aktivitas ini sebagai 'berkah' di tengah kondisi sulit, namun tetap berharap bantuan resmi segera tiba agar mereka tidak perlu terus-menerus menggulung puing untuk bertahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.10
Warga Manggarai Timur 5 Hari Belum Dapat Bantuan: Kami Sudah Tak Berdaya
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.43
Infografis: Data Korban Jiwa Dampak Gempa NTT
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.11
Baznas Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi Gempa di Manggarai Barat
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 08.30
Ferry Irwandi Terbang ke NTT Bawa Rp4 Miliar untuk Donasi
Berita terkait
Warga Kampung Golo NTT Mengungsi di Kuburan, Belum Terima Bantuan
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.33
Pemerintah Total Kirim 253 Ton Bantuan ke Korban Gempa NTT
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.23
11.925 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Manggarai Timur Terparah
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 07.58
KRI Bung Hatta Angkut Bantuan Sembako dan Tenda Pengungsi ke Manggarai
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 06.05