Pengungsi Kota Borong NTT Berburu Besi Puing Gempa untuk Biaya Makan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga pengungsi di Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa mencari nafkah dengan mengumpulkan besi tua dari puing-puing bangunan yang rusak akibat gempa bumi. Mayoritas warga yang berprofesi sebagai buruh tani belum berani kembali bekerja di ladang karena takut gempa susulan yang masih terjadi secara berkala. Akibat keterlambatan bantuan dari pihak terkait, warga menggulana dengan menjual besi bekas yang ditemukan di tempat pembuangan puing. Sebagian hasil penjualan tersebut digunakan untuk membiayai dapur umum pengungsian agar para pengungsi tetap mendapatkan makanan. Salah satu warga, Aris Lodo (44), mengaku mampu mengumpulkan hingga 15 kilogram besi tua per hari yang kemudian dijual kepada pengepul di lokasi. Warga menyebut aktivitas ini sebagai 'berkah' di tengah kondisi sulit, namun tetap berharap bantuan resmi segera tiba agar mereka tidak perlu terus-menerus menggulung puing untuk bertahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 12.03
Gibran pastikan pendataan dan perbaikan rumah rusak di Manggarai Timur
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.56
Gus Ipul: Logistik dan Dapur Umum Gempa NTT Berjalan, Santunan Disiapkan
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.10
Warga Manggarai Timur 5 Hari Belum Dapat Bantuan: Kami Sudah Tak Berdaya
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 12.30
Pertamina Peduli Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT, Salurkan Bantuan hingga Pendampingan Psikologis
Berita terkait
2.029 Huntara Mulai Tampung Warga Korban Gempa Manggarai Timur NTT
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 20.35
Data Terbaru Gempa NTT: 30 Meninggal di Manggarai Timur
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 13.52
BNPB: Hunian sementara penyintas gempa NTT dibangun bertahap
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 11.35
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal di Pengungsian
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.17